Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 21-05-2026 Asal: Lokasi
Luka bakar berlebih selama pemotongan laser pada lembaran logam pada dasarnya disebabkan oleh akumulasi panas lokal yang berlebihan dan pembuangan terak yang tidak memadai, yang menyebabkan tepian menjadi hitam, sudut tajam membulat, dan penampang melintang menjadi kasar. Solusi intinya terletak pada pengendalian panas, pemotongan efisien, penggunaan gas yang tepat, optimalisasi jalur, dan pemeliharaan peralatan.
Sudut Tajam/Sudut Kanan : Laser melambat saat berbelok, menyebabkan konsentrasi panas dan berkepanjangan, yang mengubah sudut tajam menjadi bulat.
Lubang Kecil/Lubang Padat : Ruang pembuangan panas yang terbatas di dalam lubang mencegah panas keluar, mengakibatkan luka bakar berlebih dan penumpukan terak di dinding bagian dalam.
Pelat Tebal/Pemotongan Jangka Panjang : Akumulasi panas terus menerus meningkatkan suhu pelat, menyebabkan ablasi penampang dan goresan yang terlihat jelas.
Pemotongan Oksigen pada Baja Karbon : Reaksi eksotermik dari pembakaran oksigen dapat dengan mudah menyebabkan pembakaran tepi jika parameter tidak diatur dengan benar.
Pelat Tipis (≤3mm): Mengadopsi kecepatan tinggi + daya sedang-rendah untuk mengurangi waktu laser.
Pelat Tebal (≥6mm): Gunakan daya tinggi + peningkatan kecepatan yang sesuai untuk menghindari akumulasi panas pada kecepatan rendah; mengadopsi 'pemotongan terang' (daya tinggi, kecepatan cepat, oksigen).
Aturan Praktisnya: Potong secepat mungkin, gunakan hanya kekuatan yang diperlukan untuk menembus material, dan hindari peningkatan kekuatan secara membabi buta.
Baja Karbon: Titik fokus harus berada sedikit di bawah permukaan pelat (0,5–1 mm) untuk memusatkan energi dan mencegah pembakaran tepi atas.
Baja Tahan Karat/Aluminium: Titik fokus harus berada pada atau sedikit di atas permukaan pelat untuk mengurangi zona yang terkena panas.
Bahan |
Gas yang Direkomendasikan |
Referensi Tekanan |
Fungsi |
|---|---|---|---|
Baja Karbon |
Oksigen (O₂) |
0,3–0,6 MPa |
Membantu pembakaran, melepaskan panas, dan memastikan permukaan pemotongan cerah |
Baja Tahan Karat/Aluminium |
Nitrogen (N₂) |
1,0–2,0 MPa |
Untuk baja karbon, tekanan oksigen tidak boleh terlalu tinggi (>0,6MPa dapat menyebabkan luka bakar berlebih); tekanan dapat dikurangi dengan tepat saat membuat lubang kecil atau sudut tajam.
Untuk baja tahan karat dan aluminium, gunakan nitrogen dengan kemurnian tinggi (≥99,99% ) ; tekanan yang cukup sangat penting untuk menghilangkan terak dan mendinginkan ujung tombak.
Perforasi: Gunakan nilai puncak tinggi + pulsa frekuensi rendah untuk mengurangi akumulasi lelehan dan masukan panas.
Pemotongan: Gunakan gelombang kontinu + siklus kerja yang sesuai untuk menyeimbangkan peleburan dan pendinginan.
Desain: Ubah sudut tajam menjadi fillet kecil (R0,5–R1) untuk menghindari akumulasi panas yang disebabkan oleh pengurangan kecepatan saat menikung.
Pemrograman: Atur pengurangan kecepatan otomatis + penundaan hembusan gas (0,1–0,3 detik) saat menikung, atau gunakan fungsi 'pemotongan melingkar'.
Pertama-tama bor lubang kecil awal (≥1mm) sebelum memotong untuk mengurangi panas perforasi.
Gunakan perforasi spiral daripada perforasi langsung untuk menyebarkan panas.
Lubang Padat/Beberapa Grafik: Gunakan pemotongan tersebar dan pemotongan lompat untuk menghindari akumulasi panas terus menerus di area yang sama.
Tepi Panjang: Gunakan pemotongan tersegmentasi dan pendinginan intermiten untuk mengurangi kenaikan suhu secara keseluruhan.
Pembersihan Lensa : Kontaminasi lensa pelindung/lensa fokus dapat menyebabkan berkurangnya daya, distorsi titik, dan akumulasi panas lokal. Periksa setiap hari dan bersihkan/ganti secara teratur.
Kondisi Nosel : Nosel yang tersumbat atau eksentrik menyebabkan gangguan aliran udara dan tiupan terak yang tidak merata, sehingga menyebabkan luka bakar berlebih. Bersihkan secara teratur dan pastikan konsentrisitas.
Kemurnian Gas : Oksigen (untuk baja karbon) ≥ 99,95% , nitrogen (untuk baja tahan karat/aluminium) ≥ 99,99% ; kemurnian yang tidak memadai mengurangi efisiensi, memerlukan kecepatan rendah dan daya tinggi, yang memperburuk pembakaran berlebih.
Pastikan permukaan pelat bebas dari minyak dan karat untuk menghindari penyerapan atau pelepasan panas yang tidak normal.
Untuk pemotongan pelat tebal dalam jangka panjang, hentikan sebentar-sebentar untuk pendinginan , atau gunakan meja kerja berpendingin udara/berpendingin air untuk pembuangan panas.
Apakah kecepatan potongnya terlalu lambat? → Tingkatkan kecepatan dengan tepat.
Apakah kekuatannya terlalu tinggi? → Kurangi daya agar sesuai dengan kecepatan.
Apakah titik fokusnya diimbangi? → Kalibrasi ulang.
Apakah tekanan/kemurnian gas normal? → Sesuaikan tekanan dan ganti dengan gas dengan kemurnian tinggi.
Apakah lensa/nozelnya kotor atau eksentrik? → Bersihkan atau ganti.
Apakah sudut tajam/lubang kecil sudah dioptimalkan? → Tambahkan fillet, bor lubang terlebih dahulu, dan optimalkan jalur pemotongan.
Dengan mengikuti tips profesional ini, Anda dapat menghilangkan masalah terbakar berlebih secara efektif, meningkatkan kualitas pemotongan laser, dan meningkatkan efisiensi produksi. Tim ahli kami juga siap memberikan panduan penyesuaian parameter khusus untuk kebutuhan pemotongan lembaran logam spesifik Anda.
isinya kosong!
isinya kosong!